BAGAIMANA MEMBUKA GUDANG ILMU

Agustus 23, 2008

Kalau anda ingin membuka gudang ilmu dengan mudah, maka anda, pertama, harus melatih kepekaan, kecerdasan, imajinasi, analisa, semuanya harus dilatih terus. Kalau sudah dilatih, anda nanti nggak sukar memikirkan masalah,. Karena sudah terlatih sendiri. Seperti usus anda berjalan sendiri dan membagi makanan ke dalam perut, enakan . . .?

Kedua, yang namanya gudang ilmu itu luas, banyaknya ilmu anda tergantung aktifitas anda dalam mengelola kepekaan, kecerdasan imajinasi dan analisa. Kalau anda cangkir, maka ilmu yang anda dapatkan sebesar cangkir. Jika anda drum, maka ilmu yang anda dapatkan sebesar drum. Sekarang terserah anda, mau jadi cangkir mau jadi drum, atau menjadi sungai.

Ketiga, anda harus menjadi kunci untuk membuka gudang ilmu. Untuk mencari kehendak Allah anda harus berlatih terus. Anda tidak bisa menendang bola yang tingginya satu meter dan bisa memasuki gawang, kecuali anda harus latihan menendang terus walaupun kadang-kadang salah. Anda jangan berfikir setelah saya kasih resep anda langsung bisa. Tidak.

Sekarang anda boleh ambil seratus sosiolog dan suruh pergi bersama saya menuju sebuah kampung, mereka telah memiliki ilmu banyak dari kampus, dari sekolah serta telah mengetahui banyak cara menendang bola. Yang menjadi persoalan bagimereka , para ilmuwan sekarang, apakah cukup hanya tahu bagaimana menendang bola saja . . ? Silahkan mereka pakai Mergin atau yang lainnya dan saya pakai intuisi saya “innama amruhu” dan “an-yaqulalahu” atau pakai “qoulullah”.

Begitu juga dengan anda yang sudah cukup tahu bagaimana menendang bola atau bisa menendang bola dengan baik, yang menjadi persoalan selanjutnya adalah “what next?” Cukuplah dengan hanya mengetahui.

by Emha Ainun najib


Acoustics and Vibration Animations

Agustus 21, 2008

web yang disediakan untuk para pecinta akustik dann vibrasi, berisi banyak tentang toeri dasar tentang ilmu akustik dan getaran (vibrasi), ikuti link ini http://www.kettering.edu/~drussell/demos.html untuk lebih jelasnya

Acoustics and Vibration

Animations
Dan Russell, Ph.D., Associate Professor of Applied Physics at Kettering University in Flint, MI

http://www.kettering.edu/~drussell/images/office1.jpg


Simulasi Getaran Menggunakan Catia V5

Agustus 21, 2008

Banyak kemampuan yang terdapat pada program Catia V5, diantaranya yaitu untuk menganalisa getaran. 2 jenis getaran yang bisa disimulasikan mengguankan Catia V5, yaitu Free Vibration dan Forced Vibration. Setelah kita mempunyai model yang akan disimulasikan getaran. berikut langkah-langkah singkatnya :

  • Free Vibration : Start – Analysis & Simulation – Generative Structural Analysis – Free Frequency Analysis.
  • Forced Vibration : Start – Analysis & Simulation – Generative Structural Analysis – Static Analysis. Setelah static case nya selesai, lalu insert Frequency Case. Setelah selesai Frequency case, Insert  Harmonic Dynamic Response Analysis atau Transient Dynamic Response Analysis.

Pada catia bisa kita ubah properties (seperti kekuatan, dll) dari material yang kita modelkan. Berarti bukan cuman sekedar simulasi yang bisa dilakukan tapi juga analisa tersebut bisa dilakukan. dapat dilakukan untuk menganalisa umur dari bearing, dll.

link:http://royindralesmana.wordpress.com


Analisa Perpindahan Panas Secara Konveksi

Agustus 21, 2008
Untuk menganalisa perpindahan panas yang terjadi secara konveksi, beberapa hal yang berpengaruh terhadap perpindahan panas secara konveksi antara lain yaitu :
  • kecepatan fluida yang mengalir.
  • Viskositas kinematik fluida.
  • Masa jenis fluida.
  • Kapasitas panas fluida.
Untuk aliran yang mengalir pada permukaan plat datar atau yang diasumsikan. ada 2 jenis bentuk aliran fluida yang dianalisa, yaitu pada laminar dan turbulent. jadi langkah pertama yang dilakukan adalah menentukan kondisi aliran fluida, laminar ataukah turbulent.
bentuk aliran itu dikatehui dari angka reynold number yang didapat. untuk Re < 2×10^5 itu batas aliran laminar. dan Re > 5×10^5 itu untuk aliran turbulent.
untuk menghitung rata-rata perpindahan panas atau total perpindahan panas, tergantung dari angka Nusselt number. Agar perubahan temperatur berpengaruh terhadap besar perpindahan panas berpengaruh, maka harus digunakan teori “Whintaker”.

link: http://royindralesmana.wordpress.com